Pertemuan Keempat
Pentingnya Niat dalam Belajar
Pendahuluan
Niat merupakan kunci
diterima dan tidaknya suatu perbuatan ibadah seseorang. Apa yang seseorang
dapatkan merupakan buah dari apa yang ia niatkan. Menurut Al-Zarnuji,
penuntut ilmu wajib niat sewaktu akan belajar, sebab niat merupakan pokok dalam
segala perbuatan. Seseorang yang akan belajar harus membersihkan niat dari
niat-niat yang tidak benar. Ini didasarkan pada hadits nabi Saw.:
Artinya:“Penuntut ilmu wajib niaat sewaktu
belajar, sebab niat itu merupakan pokok dalam segala perbuatan, berdasarkan
sabda Nabi SAW. “Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya (Hadits
Shahih)”.
Niat pula yang
menjadikan suatu perbuatan menjadi bernilai abadi atau hanya bernilai duniawi.
Dengan mengutip sabda Nabi, Al-Zarnuji mengungkapkan bahwa banyak amal
perbuatan yang bentuknya perbuatan duniawi,
kemudian menjadi amal ukhrawi karena
bagus niatnya; dan tidak sedikit amal perbuatan yang bentuknya amal ukhrawi,
kemudian menjadi perbuatan duniawi sebab
buruk niatnya.
Pengertian
Niat ialah ketetapan
hati seseorang sebelum melakukan sesuatu, ketetapan seperti apa? Ketetapan yang
oleh karena ketetapan tersebut, harapannya oreng yang mempunyai niat tersebut
akan melakukan atau berkelakuan sesuai dengan niatannya tersebut, niat terbagi
menjadi dua, niatan baik dan juga niatan yang tidak baik.
Al-Zarnuji menganjurkan bagi
penuntut ilmu dalam belajarnya agar berniat mencari ridho Allah, kebahagiaan
akhirat, membasmi kebodohan diri sendiri dan sekalian orang-orang bodoh, mengembangkan
agama dan mengabadikan Islam, sebab Islam harus diabadikan dengan ilmu.
Menuntut ilmu juga,
menurut Al-Zarnuji harus diniatkan pula untuk mensyukuri atas kenikmatan akal
dan kesehatan badan, hendaklah tidak niat mencari popularitas, tidak untuk
mencari harta dunia, juga tidak niat mencari kehormatan di mata penguasa dan semacamnya.
Dasar Hukum
Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh ‘Umar bin
Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Artinya; “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada
niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang
hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya.
Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya,
maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Anjuran al-Zarnuji tentang
Niat
- Mencari ridho allah
- Kebahagiaan akherat
- Menghilangkan kebodohan
- Mengembangkan agama
- Mengabadikan islam
- Mensyukuri ni’mat akal dan kesehatan
- Bukan utk mencari keduniaan dll
Kesimpulan
1.
Niat
itu kunci utama diterima tidaknya perbuatan seseorang.
2. Segala perbuatan atau
amalan tergantung pada niatnya
3.
Belajar
niatkan untuk mencari Ridho Allah swt.
MasyaAllah
BalasHapus