Jumat, 16 Oktober 2020

TM Ke-4 Pentingnya Niat

 

Pertemuan Keempat

Pentingnya Niat dalam Belajar

 

 

Pendahuluan

 

Niat merupakan kunci diterima dan tidaknya suatu perbuatan ibadah seseorang. Apa yang seseorang dapatkan merupakan buah dari apa yang ia niatkan. Menurut Al-Zarnuji, penuntut ilmu wajib niat sewaktu akan belajar, sebab niat merupakan pokok dalam segala perbuatan. Seseorang yang akan belajar harus membersihkan niat dari niat-niat yang tidak benar. Ini didasarkan pada hadits nabi Saw.:

Artinya:“Penuntut ilmu wajib niaat sewaktu belajar, sebab niat itu merupakan pokok dalam segala perbuatan, berdasarkan sabda Nabi SAW. “Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya (Hadits Shahih)”.

 

Niat pula yang menjadikan suatu perbuatan menjadi bernilai abadi atau hanya bernilai duniawi. Dengan mengutip sabda Nabi, Al-Zarnuji mengungkapkan bahwa banyak amal perbuatan yang bentuknya perbuatan duniawi, kemudian menjadi amal ukhrawi karena bagus niatnya; dan tidak sedikit amal perbuatan yang bentuknya amal ukhrawi, kemudian menjadi perbuatan duniawi sebab buruk niatnya.

 

Pengertian

Niat ialah ketetapan hati seseorang sebelum melakukan sesuatu, ketetapan seperti apa? Ketetapan yang oleh karena ketetapan tersebut, harapannya oreng yang mempunyai niat tersebut akan melakukan atau berkelakuan sesuai dengan niatannya tersebut, niat terbagi menjadi dua, niatan baik dan juga niatan yang tidak baik.

Al-Zarnuji menganjurkan bagi penuntut ilmu dalam belajarnya agar berniat mencari ridho Allah, kebahagiaan akhirat, membasmi kebodohan diri sendiri dan sekalian orang-orang bodoh, mengembangkan agama dan mengabadikan Islam, sebab Islam harus diabadikan dengan ilmu.

Menuntut ilmu juga, menurut Al-Zarnuji harus diniatkan pula untuk mensyukuri atas kenikmatan akal dan kesehatan badan, hendaklah tidak niat mencari popularitas, tidak untuk mencari harta dunia, juga tidak niat mencari kehormatan di mata penguasa dan semacamnya.

 

Dasar Hukum

 

Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Artinya; “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Anjuran al-Zarnuji tentang Niat

  1. Mencari ridho allah
  2. Kebahagiaan akherat
  3. Menghilangkan kebodohan
  4. Mengembangkan agama
  5. Mengabadikan islam
  6. Mensyukuri ni’mat akal dan kesehatan
  7. Bukan utk mencari keduniaan dll

 

Kesimpulan

1.      Niat itu kunci utama diterima tidaknya perbuatan seseorang.

2.      Segala perbuatan atau amalan tergantung pada niatnya

3.      Belajar niatkan untuk mencari Ridho Allah swt.

1 komentar: