Minggu, 30 Juni 2019

Latihan Kepemimpinan Dan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD)



Kemahasiswaan Unipdu melaksanakan program rutin yaitu pembinaan dengan bentuk Latihan Keterampilan Dan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM TD) pada hari Kamis 20 Juni 2019.

LKMM TD kali ini dilaksanakan hanya satu hari berbeda dengan tahun kemarin yg dilaksanakan selama dua hari.

Peserta yg mengikuti kegiatan ini adalah representatif dari pengurus ormawa di lingkungan unipdu dengan jumlah sebanyak 58 (lima puluh delapan) peserta. Dan turut hadir dalam acara tersebut dari dosen pembina Kemahasiswan, perwakilan BEM, UKM dan undangan lainnya.

Materi LKMM TD diantaranya; keterampilan berkomunikasi, pengembangan program kerja, motivasi organisasi dan kemahasiswaan yg disampaikan oleh para narasumber (Nur Ulwiyah, MPd., Andi Yudianto, M.Kes,. Dr. Nasruddin, M.Kes,. Bakri, M.Pd.) 

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan oleh bapak Dr. H Achamad Zakaria, M.Kes, dan ditutup dengan doa oleh Bapak Dr. H. Ali Muhsin, M.Pd.I sedangkan ceremonial penutupan kegiatan ini diawali dengan penyampaian saran, kritik dari perwakilan peserta selanjutnya ditutup oleh Bapak Bakri, M.Pd. dan diakhiri dengan foto bersama.

Terimaksih kami sampaikan kepada semua pihak yg telah berkontribusi baik secara langsung maupun tidak, sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar.

Semoga kegiatan ini bermanfaat dan dapat meningkatkan motivasi, giroh berorganisasi sehingga mahasiswa unipdu bisa bersaing dengan mahasiswa dari PTN maupun PTS yg lain. Red /ParjugE

HALAL BIHALAL



Unipdu Jombang.... Alhamdulillah, salah satu bentuk rutinitas umat islam silaturrahim atau biasa kita sebut Halal Bihalal (maaf memaafkan) menjadi ibadah sunnah muakkadah yg dilaksanakan setiap bulan syawwal dan menjadi salah satu tolak ukur ketaqwaan kita kepada Allah swt.

Kami sebagai civitas akademika yg kebetulan berdomisili di lingkungan pesantren yang memiliki karakteristik etis dalam menghormati seorang guru/Dosen (kiai/Gus) sebagaimana maqalah yg disampaikan oleh sayidina Ali RA. "Man 'Allamni harfan fa ana 'abduhu" barang siapa yg mengajari saya walaupun satu huruf, maka saya adalah sebagai hambanya. Untuk merealisasikan itu semua, kami mengadakan rutinitas dalam bentuk halal bihalal dan silaturrahim kepada para kiai atau para masyaikh pondok Darul Ulum dan para Loyalis Unipdu.

Halal Bihalal memang bukan rukun yg harus dilaksanakan, namun suatu perbuatan sunnah dalam melakukan perkara wajib, hukumnya menjadi wajib, utk itu halal bihalal dan silaturrahim mutlak sebagai kebutuhan bagi setiap insan.

Tepatnya tanggal 11 Syawwal 1440 H, hari Sabtu, pukul :08.00-12.00, kami bersilaturrahmi (nyabis) kepada para kiai pondok darul ulum (Kiai Zaimuddin, Ibu Nyai Azzah As'ad, kiai Cholil Dahlan, Kiai Zulfikar dan beberapa kiai lainnya) dalam pertemuan tersebut ada beberapa nasehat yg bisa kita ambil dan implementasikan dalam kehidupan sehari hari, diantaranya adalah;

Pertama lakukanlah dakwa minimal dilingkungan kita, jangan lupa dirikan solat lima waktu dan inplementasi sunnah sunnah ma'hadi ditengah tengah masyarakat, serta jangan lupa mengenalkan pondok/kampus agar kita bisa berkontribusi minimal dengan membawa santri baru /mahasiswa baru walaupun hanya satu orang.

Kedua ada 3 kreteria meraih taqwa setelah bulan ramadhan yaitu; gemar infaq, bisa menahan amarah dan bisa memaafkan orang yg berbuat dhalim pada kita.

Ketiga kreteria orang yg mendapatkan lailatul qadar adalah orang yang lisannya lebih baik, meningkat ibadahnya terutama shalat jamaah, dan gemar bershodaqah baik diwaktu lapang maupun diwaktu sempit.

Halal Bihalal tahun ini bertempat di auditorium unipdu yg diawali dengan tausiyah dan di akhiri dengan salam salaman.

Semoga puasa kita, shalat kita, ngaji kita, taraweh kita, shadaqah kita, diterima oleh Allah swt. Amien ya Rabb.

Edisi 15 Mei 2019 M.

MAHASISWA MENGIKUTI UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2019





Unipdu Jombang.... Alhamdulillah, salah satu bentuk rutinitas akademis dan menjadi sebuah kewajiban adalah evaluasi dengan dilaksanakannya kegiatan Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester atau menjadi salah satu tolak ukur kesuksesan kita dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi.

Salah satu kunci kesuksesan dan keberkahan adalah dengan melatih kedisiplinan, kepatuhan melalui kegiatan evaluasi (ujian semester) disampaikan oleh Prof. Dr. H. Achmad Zahro, MA dalam sambutannya.

Ujian atau evaluasi mutlak dibutuhkan dan wajib dilaksanakan utk mengukur sejauhmana kita menyerap keilmuan selama dalam perkuliahan, sebagaimana dalam beragama utk mengukur kita sebagai manusia yg mulia atau hina melalui ujian dari Allah swt.

Tepatnya tanggal 22 Juni 2019, hari Sabtu, pukul :08.00-09.00, kami melaksanakan ceremonial atau pembukaan Ujian Akhir Semester (UAS), turut hadir dalam acara Prof Dr. H. Ahmad Zahro, Dr. H. Zulfikar As'ad, H. Zahrul Azhar, M.Kes, Dr. H. Ali Muhsin dan pimpinan lainnya di Lingkungan Unipdu.

Semoga dengan pelaksanaan ujian kita menjadi orang-orang yg mulia dan sukses dalam segala aktifitas serta diridhoi oleh Allah swt. red.parjugE

Edisi 22 Juni 2019 M.

CIVITAS AKADEMIKA UNIPDU DALAM KEGIATAN AHAD SEHAT




Civitas Akademika Dalam Kegiatan Ahad Sehat.

Unipdu Jombang, setiap hari ahad pagi civitas akademika atau biasa disebut para loyalis mengikuti kegiatan ahad sehat (senam, kuliah tujuh menit, dan english day). 23.06.2019

Prof Zahro dalam kultumnya menyampaikan bahwa orang yg banyak mendapat pahala adalah yg bisa menata niat, artinya perbuatan seseorang ditentukan karena niatnya. Sebagaimana dalam sebuah hadis disebutkan "innamal 'a'maalu bin Niat"

Kegiatan senam memiliki beberapa dimensi yaitu dimensi kepatuhan, dimensi kesehatan, dimensi belajar, dimensi silaturrahim (siapa yg ingin panjang umur maka perbanyak silaturrahim), dimensi komunikasi

Semoga kita semua diberikan kesehatan oleh Allah swt. Amien ya Rabb. red_parjugE

SEJUMLAH MAHASISWA UNIPDU MENGIKUTI PEMBEKALAN KPM 2019





Unipdu Jombang. Menjadi salah satu kewajiban bagi sejumlah mahasiswa Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Peterongan Jombang Jawa Timur menempuh Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Kegiatan ini menjadi media bagi mahasiswa semester enam untuk belajar bersosialisasi dan mengaktualisasikan ilmunya ditengah-tengah masyarakat.

KPM menjadi bagian yang tidak terpisahkan bagi mahasiswa di kampus penuh cinta yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang ini. Mereka yang telah menyelesaikan sejumlah beban SKS dalam perkuliahan serta memasuki semester tujuh, diharuskan mengikuti KPM ini.
“Tahun ini ada satu kecamatan yang menjadi lokasi KPM, yakni di kecamatan Kesamben. Semuanya ada di Kabupaten Jombang,” kata ketua panitia yg sekaligus kepala Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, Bapak H. M. Yahya Ashari, M.Pd. Ahad, 30 Juni 2019.

Yahya, menjelaskan bahwa para peserta KPM tahun ini berjumlah 391 mahasiswa/i dibagi menjadi 17 (tujuh belas) kelompok yang tersebar di 14 desa dalam satu kecamatan tersebut. 
Kehadiran mahasiswa Unipdu dalam kegiatan pembekalan KPM, diakui Yahya juga menjadi pelecut semangat awal untuk berkiprah lebih baik. dalam kegiatan-kegiatan di desa atau ditengah-tengah masyarakat. 

Sebelum pelaksanaan KPM di kecamatan tersebut, panitia memberikan pembekalan kepada peserta selama 3 tiga hari sejak hari ahad s.d. selasa tanggal 30 Juni-2 Juli 2019 bertempat di Islamic Center Unipdu Jombang, yang dibuka oleh Wakil Rektor Bid. Akademik dan Kemahasiswaan Bapak Dr. H. Achmad Zakaria, Mkes. 

Kegiatan pembekalan ini, disisi beberapa materi yaitu (hakekat KPM, potensi dan permasalahan desa di kecamatan kesamben, sosiologi agama, komunikasi dan kepemimpinan, kearsipan desa, eknis penyusunan program dan pelaporan) semuanya disampaikan oleh narasumber profesional yaitu; (bapak Dr. H. Achmad Zakaria, M.Kes, Bapak Thomson Pranggono AP, Bapak KH. M. Zaimuddin Wijaya As’ad, MS., Bapak Dr. dr. HM. Zulfikar As’ad MMR, Bapak Drs. Tidor Arif Triono Djati, MM). 

KPM akan dilaksanakan sejak 8 Juli hingga 8 Agustus 2019 mendatang. Setidaknya ada lima bidang garapan yang menjadi pokok perhatian dari kampus ini, yakni bidang Teknologi, kesehatan, pendidikan, keagamaan serta sosial. Red/parjugE