Senin, 21 September 2020

SUKSES MERAIH ILMU DI PESANTREN

 

MATERI KEDARUL ULUMAN DAN ASWAJA


CERDAS

Intelligence Quotients

Ialah istilah kecerdasan manusia dalam kemampuan untuk menalar, perencanaan sesuatu, kemampuan memecahkan masalah, belajar, memahaman gagasan, berfikir, penggunaan bahasa dan lainnya..

 

 

Emotional Quotients
Kecerdasan emosional adalah kemampuan pengendalian diri sendiri,semangat, dan ketekunan, serta kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustrasi, kesanggupan untuk mengendalikan dorongan hati dan emosi.


Spiritual Quotients

Perlu dipahami bahwa SQ tidak mesti berhubungan dengan agama, Kecerdasan spiritual (SQ) adalah kecerdasan jiwa yang dapat membantu seseorang membangun dirinya secara utuh. Kecerdasan spiritual membuat individu mampu memaknai setiap kegiatannya sebagai ibadah, demi kepentingan umat manusia dan Tuhan yang sangat dicintainya.



MOTIVASI
Motivasi Intrinsik (INTERNAL)
* Motivasi Intrinsik, yakni berupa hasrat dan keinginan berhasil dan dorongan kebutuhan belajar, harapanakan cita-cita.

Motivasi Ekstrinsik (EKSTERNAL)

* Motivasi ekstrinsik adalah adanya penghargaan, lingkungan belajar yang kondusif dan kegiatan belajar yang menarik. Menurut Hamzah “motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada siswa 2 yang sedang belajar untuk mengadakan tingkah laku, pada umumnya dengan beberapa indikator atau unsur-unsur yang mendukung.



KESABARAN
اذا صدق العزم وضح السبيل

BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM MENUNTUT ILMU. MENJAUHI SEGALA BENTUK KEMALASAN DAN KELEMAHAN SERTA BERJIHAD MELAWAN HAWA NAFSU DAN SETAN ITU SENANTIASA MERINTANGI DAN MELEMAHKAN SEMANGAT DALAM MENUNTUT ILMU.



BEKAL
Para ulama Zaman dahulu rela mengorbankan harta bendanya untuk melakukan perjalanan dalam menuntut ilmu. Penunutut ilmu mencurahkan segala kemampuan baik materi atau
apapun yang ia miliki hingga ia menggapai cita-citanya hingga ia mumpuni dalam bidang keilmuan dan kekuatannya: baik hafalan, pemahaman maupun kaidah dasarnya.



MEMILIKI GURU
Ilmu itu diambil dari lisan para ulama. Seorang penuntut ilmu agar kokoh dalam menuntut ilmu hendaknya ia membangunnya di atas dasar-dasar yang benar, hendaknya ia bermajelis dengan para ulama, mengambil ilmu langsung dari lisan mereka. Terlebih lagi dengan hal itu kita bisa mendapatkan faedah dari seseorang yang ‘alim berupa adab, akhlaq dan sikap wara’.



BUTUH WAKTU LAMA
Seorang penuntut ilmu jangan sampai menyangka bahwa menuntut ilmu itu cukup hanya dengan sehari atau dua hari, setahun atau dua tahun. Karena sesungguhnya menuntut ilmu membutuhkan kesabaran bertahun-tahun.

Terimakasih

13 komentar:

  1. Assalamualaikum.
    Saya Muhammad Angga Hariyanto
    Nim : 1120037
    Mau tanya?
    Bagaimana caranya kita bisa melawan kemalasan ditengah wabah covid19 ini?
    Terimakasih.
    Wassalamu'alaikum .

    BalasHapus
  2. Walaikumussalam, jadikan segala sesuatu aktifitas kita adalah kebutuhan, sehingga timbul motivasi uyk melakukannya dgn giat... Dan tentunya tetap tawakkal kepada Allah swt.

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum wr.wb ustadz

    nama: Firda usi Nuzula
    NIM : 1120044

    Catatan yang di sajikan sangat luar biasa ustadz

    pertanyaan saya
    1. hal seperti apakah yang harus kita lakukan untuk meningkatkan kualitas intelligence quotients,emotional quotients, dan juga spiritual quotients//

    wassalamualaikum wr.wb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Utk meningkatkan intelegence questiont melalui belajar dan membaca, utk emotional questiont harus bisa mengendalikan emosi sehingga kita bisa sabar, qana'ah dan bersosial dgn baik, sedangkan spritual questiont tentu kita banyak ibadah, berdzikir dan bersyukur insyaallah ketiganya akan kita miliki dgn sempurna.

      Hapus
  4. Assalamualaikum
    Saya Muhammad Adhim Habibullah
    Nim 1120051
    Mau tanya?
    Bagaimana hukumnya mengamalkan amalan-amalam yang tidak melewati guru.seperti yang banyak d media sosial
    Terimakasih.
    Wassalamu'alaikum

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut pendapat saya tidak masalah, karena guru itu tidak harus dari manusia tapi bisa dari alam dan isinya, sejatinya ilmu dari media sosial itu berasal dari manusia atau seorang guru, seperti saat ini banyak kitab-kitab terjemahan juga melalui media sosial. Secara etika sebaiknya kirim fatiha bagi yg mengarang atau yg mempublish agar ilmu yg kita dapat manfaat dan berkah

      Hapus
  5. Assalamualaikum.
    Saya Nurul Amaliya
    Nim :1120040
    Ingin bertanya?
    Bagaimana solusi untuk menghadapi anak didik yang sulit untuk diajak menuntut ilmu?
    Terimakasih.
    Wassalamu'alaikum.🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertama kita dekat secara persuasip, ketahui masalah dan kesukaannya, selalu kasih perhatian dan motivasi, kemudian doakan agar dapat hidayah

      Hapus
    2. Enggeh bapak terimakasih untuk jawabannya 🙏

      Hapus
  6. Assalamualaikum.
    Saya imroatul hasanah
    Nim 11200116
    Minta Motivasi bapak untuk lebih giat belajar di era pandemi trimakasih pak

    BalasHapus
  7. Assalamualaikum
    Nama saya Lia Zahrotin Anifatul Lutfiah
    Nim 1120020
    Prodi PAI 1A

    Saya mau bertanya, bagaimana solusi metode pembelajaran yang harus diterapkan agar kita lebih giat dan lebih tekun dalam belajar?supaya tidak mudah cepat mengantuk. Terimakasih

    Wassalamu'alaikum

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum
    Nama : Mohammad Syafiuddin
    Nim : 1120010
    ingin bertanya

    bagaimana pendapat bapak pada saat belajar mengajar terjadi kekerasan terhadap murid, lalu orang tuanya tidak terima padahal muridnya senndiri yang melakukan kesalahan,

    BalasHapus